Loading...

Polisi Telusuri Chat Pornografi Firza Husein - Rizieq Syihab

Sponsored Ad
NGEBLOGNEWS.COM - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, fokus menggali unsur pornografi terkait beredarnya rekaman chat atau percakapan diduga antara Rizieq Syihab dengan Firza Husein yang mengandung kata-kata dan gambar mesum, di media sosial.

Firza Husein
Firza Husein (Istimewa)

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penyidik sudah bekerja melakukan penyelidikan dan penyidikan, mulai dari menerima barang bukti dari pelapor berupa keping CD berisi konten yang ada tulisan serta gambar.

"Kita juga memeriksa beberapa saksi. Saksi yang kita periksa ada berapa yang berkaitan dengan kasus tersebut, yang tentunya saksi yang mengetahui atau mendengar atau melihat," kata Argo, Sabtu (4/2/17).

Dikatakannya, penyidik juga sudah memeriksa dua orang saksi ahli digital forensik dan saksi ahli antropometri guna meneliti isi konten itu asli atau tidak.

"Kita sudah memeriksa dua saksi ahli untuk menguatkan apa benar foto-foto yang ada di konten akun itu adalah asli atau rekayasa. Tentunya nanti ada beberapa saksi ahli yang akan kita periksa kembali. Ada saksi bahasa, saksi pidana, dan saksi untuk melihat wajah, apakah wajah itu memang sesuai dengan badan, apa wajah itu sesuai, atau badan itu terlalu panjang atau kaki dan sebagainya. Kita sudah memeriksa saksi antropomerti fisik, namun sampai sekarang belum selesai karena memerlukan waktu di situ," ungkapnya.

Ia menyampaikan, ada beberapa barang bukti yang disita dari rumah Firza Husein, dan sedang dicocokkan dengan gambar di foto.

"Memang kita akan lihat kecocokan di tempat asli dengan foto itu apakah ada yang cocok di situ. Nanti penyidik yang menilai. Ada beberapa yang dibawa, seprai dan bantal, kemudian ada televisi yang kelihatan di foto itu, kemudian ada foto-foto tempat kamar mandi. Tentunya semua itu bagian dari penyidikan pihak kepolisian untuk membuktikan kasus itu," katanya.

Argo menyampaikan, penyidik saat ini sedang fokus mengungkap unsur pornografinya, termasuk siapa yang membuat.

"Kita fokuskan ke pornografi dulu. Ke pornografi tentunya ke Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 Pasal 4 itu. Kita harus melihat siapa yang membuat itu. Karena tanpa ada orang buat, tidak mungkin itu bisa dilihat banyak orang di situ," jelasnya. Menyoal apabila terbukti konten itu asli apakah Rizieq dan Firza akan dijerat kasus ini, Argo menyampaikan, bergantung fakta-fakta di lapangan. "Iya nanti itu tentunya bisa kalau melihat fakta-fakta di lapangan, bisa kita buktikan di situ. Kita tunggu saja penyidik sedang bekerja untuk membuktikan apakah akun atau konten itu asli atau palsu," tegasnya.

Argo menambahkan, polisi sudah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) untuk memblokir akun atau situs baladacintarizieq(dot)com, itu di dunia maya.

"Kita kan koordinasi dengan Kemkominfo agar tidak diupload banyak orang. Ia sudah (diblokir), dan hasilnya kita tidak bisa buka lagi kan, sudah tidak bisa," tandasnya.

Diketahui, sebuah rekaman foto screen capture berisi chat atau percakapan di aplikasi WhatsApp, diduga antara Rizieq dengan Firza yang mengandung kata-kata dan gambar pornografi, viral di media sosial.

Selain itu, beredar juga video berisi rekaman suara diduga milik Firza sedang membicarakan seseorang yang disebut-sebut bernama Rizieq.

Sumber : beritasatu.com
Powered by Blogger.