Basarnas Sisir Area Baru untuk Pencarian Korban AirAsia QZ8501

Sponsored Ad
Ngeblognews.com - Sudah 39 jenazah penumpang AirAsia QZ8501 yang berhasil dievakuasi tim Search and Rescue gabungan di hari ke-11 ini. Sedangkan 16 jenazah diantaranya berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI).

Anggota tim SAR
BASARNAS. Anggota tim SAR gabungan membawa perlengkapan untuk investigasi
yang dikirimkan oleh Helikopter Super Puma milik Singapura dari Pangkalan Bun,
4 Januari 2015. Foto oleh Adek Berry/AFP.

Jenazah terakhir ditemukan pada Selasa, (6/1/2015), di perairan Selat Karimata. Penemuan dua jenazah ini langsung membuka mata Badan SAR Nasional, bahwa tubuh penumpang AirAsia QZ8501 ditemukan di luar wilayah prioritas satu dengan luas 1.575 nautical miles.

Menurut Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Bambang Soelistyo, daerah itu sebelumnya telah diberi tanda kotak merah, dan merupakan zona utama pencarian jenazah. Tapi dengan ditemukannya dua jenazah tersebut, Basarnas memastikan akan memperluas pencarian ke arah timur.

Perluasan itu akan dilakukan hari ini, Rabu (07/01/2015), setelah sebelumnya Basarnas menambah satu zona prioritas pencarian lagi untuk mencari bangkai utama pesawat AirAsia di sebelah barat wilayah prioritas satu.

Data sementara, 39 Jenazah dievakuasi dan 16 teridentifikasi

Tim Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapudokkes) Polda Jawa Timur bersama Tim Disaster and Victim Identification (DVI) terus bekerja keras mengidentifikasi puluhan jenazah penumpang AirAsia QZ8501.

Hingga, Selasa siang (6/1/2015), sudah 16 jenazah yang sudah dikenali oleh tim dan keluarga dari 39 tubuh yang ditemukan di laut.

Sumber : Rappler
Powered by Blogger.