Jokowi Akan Copot Menterinya Jika Tak Bekerja Sesuai Target

Ngeblognews.com - Presiden terpilih Joko Widodo pernah menyatakan tak segan mencopot menteri yang tak bekerja sesuai target yang diberikan di tengah masa jabatannya. Secara etika politik, jika menteri tersebut berasal dari partai politik, maka penggantinya dari partai yang sama. Ia menyatakan akan menyampaikan pencopotan itu pada partai pengusungnya.

"Ya akan saya sampaikan ke partainya. Maaf ya pak, menteri dari partai bapak saya copot," kata Jokowi sambil tersenyum di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (1/9/2014).

Joko Widodo
Joko Widodo

Menurutnya, setiap menteri dalam kabinetnya harus memiliki target kerja. Ia akan mengevaluasinya setiap tahun dan melihat apakah ia bekerja mencapai target atau tidak.


Baca juga ► Florence Sihombing Bebas dari Tahanan Polda DIY


"Kalau tidak mencapai target, masa mau diteruskan? kerja berdasar target dong," lanjutnya.

Dalam dunia politik, jika seorang menteri dari partai politik dicopot dari jabatannya, secara etika, maka penggantinya kerap berasal dari partai yang sama. Namun, Jokowi mengaku 'tradisi' itu tak harus dilakukan.

Berkaca pada komitmen awal 'koalisi tanpa syarat' dan bekerja sesuai target, Jokowi mengaku menteri penggantinya bisa saja tak dari partai yang sama. Ia akan mengutamakan rekam jejak dan kompetensi sesuai jabatan.

Baca juga ► Ratu Atut Divonis 4 Tahun Penjara


"Ya bisa saja bukan dari partai yang sama. Sesuai UU, menteri itu hak prerogatif presiden.

Mau diangkat, mau diberhentikan, itu hak prerogatif presiden, kapanpun," tegas Gubernur DKI ini.

Untuk saat ini, Jokowi mengaku tim transisi belum memberikan rekomendasi struktur kabinet ideal pada pemerintahan.

Meski belum menentukan struktur kabinetnya, Jokowi mengatakan sudah mendapatkan ratusan nama untuk dicalonkan sebagai menteri.

Sumber : Hariansib.co
Powered by Blogger.