Sebanyak 3.267 Warga Kota Bekasi Lakukan Pemilu Ulang

Anggota KPPS melakukan penghitungan
suara Legislatif pada Rabu (9/42014)
Ngeblognews.com,Sebanyak 3.267 Warga Kota Bekasi Lakukan Pemilu Ulang - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi menjadwalkan pemilu ulang di Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (13/4/2014).

Ada sembilan tempat pemungutan suara (TPS) yang dijadwalkan melakukan pemilu ulang.
"Semua TPS yang melakukan pemilu ulang berada di Kecamatan Bekasi Utara," ujar Ketua KPU Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi, Jumat (11/4/2014).

Sembilan TPS yang melakukan pemilu ulang antara lain, TPS 30 di Kelurahan Harapanbaru dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 366 pemilih serta daftar pemilih khusus (DPK) sebanyak 11 pemilih.

TPS 44 dengan jumlah DPT sebanyak 350 pemilih dan TPS 5 dengan jumlah DPT 389 pemilih. Kedua TPS ini berlokasi di Kelurahan Margamulya.

TPS 50 dengan jumlah DPT 335 berada di Kelurahan Perwira. TPS 32 dengan jumlah DPT 350 pemilih dan TPS 63 dengan jumlah DPT sebanyak 431 pemilih. Kedua TPS ini berada di Kelurahan Telukpucung.

TPS 124 dengan jumlah DPT 377 pemilih dan TPS 52 dengan jumlah DPT sebanyak 370 pemilih. Kedua TPS ini berlokasi di Kelurahan Harapanjaya.

Dan terakhir, TPS 141 dengan jumlah DPT sebanyak 288 pemilih, berada di Kelurahan Kaliabang Tengah.

"Sembilan TPS yang melakukan pemilu ulang tersebut, hanya untuk pemungutan suara DPR RI. Jadi, hanya satu kotak suara saja," kata Ucu.

KPU Kota Bekasi menjamin ketersediaan logistik dan kesiapan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam melakukan pemilu  ulang nanti.

"Jadwal pencoblosan mulai pukul 07.00 - 13.00 WIB. Sejak hari ini, KPU bersama dengan anggota KPPS setempat melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar melakukan pemilu ulang," kata Ucu.

Lebih lanjut Ucu mengatakan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, saat dilaksanakan pemilu ulang nanti.

Saat ditanyakan, kronologis tertukarnya surat suara di beberapa TPS sewaktu pencoblosan pada Rabu (9/4) lalu, pihaknya masih melakukan penelusuran terkait kasus ini.

"Hingga saat ini, kami sedang selidiki dimana letak kekeliruan tertukarnya surat suara tersebut. Apakah dari percetakan atau saat pendistribusian surat suara. Yang jelas, tidak ada unsur kesengajaan dari pihak manapun," tegasnya.
Dengan dilaksanakan pemilu ulang ini, sambung Ucu, akan menjadi pekerjaan tambahan bagi KPU Kota Bekasi.

Ketua KPU Kota Bekasi juga sudah menugaskan kepada Divisi Teknis KPU Kota Bekasi, Syafrudin, untuk menelusuri kejadian tertukarnya surat suara ini. "Saat ini, kami masih fokus pada rekapitulasi surat suara. Nanti setelah itu, akan kami telusuri kejadian ini," ujar Ucu.
Powered by Blogger.