Candi Borobudur dan Prambanan Tutup, BUMN Pengelola Rugi Rp 500 Juta/Hari

Ngeblognews.com,Candi Borobudur dan Prambanan Tutup, BUMN Pengelola Rugi Rp 500 Juta/Hari - Letusan Gunung Kelud di Kediri Jawa Timur berdampak terhadap aktivitas bisnis hingga penerbangan di area pulau Jawa. Salah satunya aktivitas bisnis wisata di Candi Borobudur, Candi Prambanan, hingga Candi Ratu Boko di Yogyakarta dan Jawa Tengah.

BUMN pengelola obyek wisata tersebut, yaitu PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) atau PT TWC, mengaku kehilangan potensi pendapatan hingga Rp 500 juta per hari, akibat penutupan aktivitas wisata yang terkena dampak abu vulkanik Gunung Kelud.

Akibat hujan abu vulkaik tersebut, PT TWC juga harus mengeluarkan biaya perawatan untuk memulihkan kondisi candi dari dampak abu yang menutupi area candi-candi tersebut.

Candi Borobudur

"Perkiraan kerugian per hari, ada potensi kerugian sektar Rp 500 juta/hari dan tambahan biaya sekitar Rp 90 juta/hari untuk pemulihan," kata Direktur Utama PT TWC Lailly Prihatiningtyas, seperti dilansir detikFinance, Sabtu (15/2/2014).

Laily menjelaskan, penutupan obyek wisata candi dan jasa transportasi di area candi dilakukan sejak Kamis kemarin. Ia belum bisa memastikan kapan obyek wisata ini bisa dibuka kembali.

"Untuk candinya, balai konservasi (Dikbud) kemarin menyatakan diperlukan pembersihan selama kira-kira 10 hari mulai hari Senin. Kalau Prambanan, BPCB Yogya belum memberikan pernyataan untuk lamanya penutupan candi, mungkin sekitar 9 hari," sebutnya.

Meski harus berkoordinasi dengan regulator untuk membuka kembali candi, Dirut termuda di BUMN ini menjelaskan, aktivitas candi bisa dibuka untuk umum ketika hujan abu vulkanik telah usai, namun tetap mengedepankan keselamatan dan kenyamanan pengunjung serta konsevasi candi.

"Apabila nanti memungkinkan, kami bisa membuka operasi taman untuk pengunjung namun aksesnya terbatas sampai pembersihan candi selesai," jelasnya.
Powered by Blogger.