15 Nama Korban Tewas Akibat Awan Panas Gunung Sinabung

Ngeblognews.com,15 Nama Korban Tewas Akibat Awan Panas Gunung Sinabung - Sutopo melanjutkan, tiga korban meninggal saat meninjau lokasi rumah mereka di desa Sukameriah. Mereka tidak dapat menyelamatkan diri saat awan panas Sinabung dengan suhu mencapai 700 derajat celcius, menyapu daerah Desa Sukameriah.

"Tiga orang di antaranya merupakan pengungsi di sekitar lokasi yang sedang menengok rumah sehingga tersapu awan panas. Jaraknya tiga kilometer dari puncak, sementara kecepatan awan panas sekitar 100km perjam, kesempatan untuk menyelamatkan diri hanya 2-3 menit saja, berlari kalah cepat dengan awan panas," jelasnya.

Awan Panas Gunung Sinabung
ilustrasi

Posisi korban ketika ditemukan, berada di radius 3Km di tengah-tengah awan panas. Ia menambahkan sejak tanggal 29 Januari lalu pihaknya sudah melakukan imbauan. Melalui spanduk, sosialisasi, penjagaan di radius 5 kilometer juga dengan patroli.

"Tetapi masih ada warga yang masuk ke radius lima KM bahkan hingga tiga km masuk lewat jalan-jalan tikus. Sebagian masyarakat kembali ke rumah atau kebun menengok dan malam kembali, dua orang warga Kaban Jahe bahkan diketahui akan ziarah," tandasnya.

Berikut 15 Nama Korban Tewas Akibat Awan Panas Gunung Sinabung :

1. Aleksander Sembiring (17), siswa SMK Warga Simpang Korpri.
2. Daud Surbakti (17), siswa STM warha Selandia Baru Kecamatan Payung.
3. Diva Nusantara, STM Warga Cinta Rakyat.
4. David (17) siswa STM warga Simpang Korpri.
5. Mahal Surbakti (25), guru honorer SD Gurukinayan.
6. Rizal Saputra (23), mahasiswa dan warga Medan.
7. Teken Sembiring (47) Warga Gurki.
8. Santun Siregar (22) Mahasiwa Warga Kota Cane.
9. Fitriani Napitupulu (19), warga Kota Cane.
10. Asran Lubis (21), Mahasiswa Kota Cane.
11. Marudut Brisnu (25) Kota Tengah Aceh Tenggara.
12. Daniel Siagian, Mahasiswa Aceh Tenggara.
13. Julpiandi Mori (21) Mahasiswa dan Warga Kota Cane.
14. Tomas Lakae (27) warga Medan.
15. Surya Sembiring (24) warga Kaban Jahe.

Korban bernama Surya Sembiring (24) yang kemarin luka-luka akhirnya meninggal dunia pada pukul 08.00 WIB, " ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Minggu (2/2/2014).
Powered by Blogger.