Harga BBM Jenis Premium Dijual dengan Dua Harga

author photo

NGEBLOG™ NEWS,Harga BBM Jenis Premium Dijual dengan Dua Harga - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menilai skema apapun yang diambil pemerintah untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM), tidak akan terlalu mengerek harga jual komoditas lain di pasaran. Termasuk jika skenario dua jenis harga premium diberlakukan.

Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi yakin Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pasti sudah menghitung dampak kenaikan harga BBM terhadap harga eceran komoditas. Dia berkaca pada hitung-hitungan matematis saat masih menjadi tim di Kementerian itu saat harga BBM naik pada 2008.

Dari pengalaman itu, teknisnya pertama dihitung berapa komponen biaya transportasi terhadap biaya distribusi bahan makanan. Serta berapa komponen BBM terhadap biaya transportasi.

"Jadi kalau digabungkan akan terlihat berapa paling tinggi (potensi kenaikan harga komoditas)," ujar Bayu.

Data Kemenko lima tahun lalu, biaya transportasi barang 12 persen dari harga. Sementara harga BBM menyumbang 25 persen dari keseluruhan biaya transportasi ini. Dengan perhitungan matematis itu, harga jual seharusnya tidak naik banyak. Apalagi yang akan mendapati kenaikan harga jual premium Rp 6.500 per liter hanyalah kendaraan roda empat milik pribadi.

"Kenaikan BBM terhadap biaya hanya akan menyebabkan faktor pengalinya sekitar 1-2 persen. Kalau naik katakanlah 50 persen misalnya, artinya 2 persen kali 50 persen, kenaikan harga (komoditas) hanya 1 persen," paparnya.

Bayu mengakui sistem perhitungan matematis ini memiliki banyak kelemahan. Apalagi faktor harga jual lainnya dianggap statis. Karena itu, untuk melindungi masyarakat miskin, pemerintah wajib menyiapkan skema bantuan, baik dengan jaminan sosial atau yang lebih riil seperti beras miskin.

"Ini matematis, perhitungan itu dengan asumsi semua harga lain tetap. Kalau kita mengalami deflasi misalnya, ceritanya akan berbeda lagi. Makanya kalau kita beri support terhadap mereka yang paling rentan, dengan realokasi subsidi akan memiliki efek yang mungkin positif," ungkapnya.

Sebelumnya, pemerintah hampir pasti memberlakukan dua harga jual BBM bersubsidi jenis premium. Kebijakan ini bisa dimulai bulan depan. Pemerintah akan menerapkan penjualan BBM premium untuk sepeda motor dan angkutan umum Rp 4.500 per liter dan mobil pribadi pelat hitam sebesar Rp 6.500 per liter.
Next article Next Post
Previous article Previous Post